Tampilkan postingan dengan label Persija Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persija Jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Desember 2019

Bepe: Alasannya Saya Pensiun Karena Badan Saya Tidak Merespon Lagi

Back To News - Striker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas memutuskan untuk pensiun dari sepak bola di usia 39 tahun. Laga Persija melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12) malam WIB, menjadi pesta perpisahan Bepe - sapaan akrab Bambang Pamungkas.
Bepe mengungkapkan, keputusan untuk gantung sepatu diambilnya usai dihantam cedera sepanjang tahun ini. Padahal, ia mengaku berniat untuk pensiun bersama dengan Ismed Sofyan yang satu tahun lebih tua dari Bepe.
Lebih lanjut, Bepe justru membandingkan kondisi fisiknya dengan Ismed. Ia mengatakan bahwa Ismed yang berusia 40 tahun masih mampu tampil 90 menit dalam pertandingan dibandingkan dirinya.
"Memang rencananya kami (saya dan Ismed Sofyan) berniat untuk pensiun bareng-bareng. Tapi harus diakui badan saya tidak bisa merespon lagi. Tahun ini cedera yang saya alami dibandingkan 10 tahun terakhir itu paling banyak," kata Bepe dalam konferensi pers usai pertandingan.
"Jadi saya merasa bahwa ini adalah keputusan yang tepat (untuk pensiun). Saya pikir kami juga ada Marko (Simic) karena dia merupakan salah satu striker terbaik di Indonesia. Saya tidak ada kekhawatiran tentang itu (sosok pengganti di posisi striker)."
"Dan Ismed sendiri seperti yang teman-teman lihat masih bisa bermain 90 menit. Ismed masih bisa diandalkan. Tadi ketika menuliskan pesan di bajunya, saya buat kalimat, ‘Jangan sedih, Boy. Mainlah sampai berumur 50 tahun," lanjut Bepe.

Selain itu, Bepe belum bisa menentukan langkah apa yang bakal ia ambil usai pensiun sebagai pemain sepak bola profesional. "Mengenai mau ke mana, kita lihat nanti. Karena saya mungkin tidak akan jauh dari sepak bola atau tidak terlalu dekat dengan sepak bola. Kita lihat nanti,” ujar Bepe.

Sumber : Akurat.co

Selasa, 22 Januari 2019

Tak Ada Keuntungan Bagi Kepri Jaya dengan Tidak ada nya Pemain baru Persija

Back To News - Persija Jakarta ditinggal para pemain kunci dan sang pelatih usai merebut gelar juara Liga 1 Indonesia 2018. Namun, eksodus pemain tersebut tak membuat 757 Kepri Jaya merasa diuntungkan saat bertemu pada babak 32 besar Piala Indonesia 2018-2019.
Hasil undian memang mempertemukan Kepri Jaya dengan Persija. Kontestan Liga 3 itu akan lebih dulu bertandang ke Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (23/1) besok. Persija telah melepas tiga pemain asingnya yaitu Renan Silva, Jaimerson Xavier, dan Rohit Chand.
Sebagai gantinya, Macan Kemayoran -julukan Persija- mendatangkan tiga legiun asing baru yang belum pernah mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia yaitu Jakhongir Abdumuminov, Bruno Matos, dan Vinicius Lopez.
Namun, pelatih Kepri Jaya, Regi Aditya menganggap Persija tetaplah tim kuat meski ditinggal banyak pemain bintangnya. Ia pun memprediksi timnya harus bekerja ekstra keras untuk setidaknya mengimbangi permainan klub ibukota tersebut.
"Saya pikir secara logika awal itu (eksodus pemain Persija) merupakan keuntungan, tapi label dan kualitas mereka tetap luar biasa. Pemain satu dan lainnya akan dengan cepat beradaptasi di sesi latihan mereka," ujar Regi pada sesi jumpa pers pra pertandingan di Stadion Patriot, Selasa (22/1).
Namun Kepri Jaya juga tidak mau mengalah begitu saja. Modal mengalahkan PSMS Medan pada babak sebelumnya tentu menambah rasa percaya diri para pemain saat bersua Persija.
"Kami hargai calon lawan kami yang tim.besar dan juara liga 1. Namun kami datang bukan hanya untuk memenuhi tanggung jawab," pungkasnya.[]

Sumber : Akurat.co